Mengenal Apa Itu FTP dan Bagaimana Cara Menggunakan FTP di Server Website

Development & Security, Informasi, Web & Development / 0 | | 0

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file komputer antara klien dan server di jaringan komputer. FTP dibangun di atas arsitektur model klien-server menggunakan kontrol terpisah dan koneksi data antara klien dan server. Dengan menggunakan FTP maka user dapat mengirim dan mengunduh file.

FTP lebih banyak digemari dan digunakan untuk pertukaran data karena kemudahannya dibandingkan menggunakan perangkat kabel fisik konvensional. Selain itu FTP juga digunakan sebagai remote server yang mengelola web tanpa harus repot- repot masuk atau log ini ke dalam akun hosting atau juga VPS (Virtual Private Server).

Para pengguna FTP dapat mengotentikasikan diri mareka dengan protocol masuk-teks atau clear-text sign-in yang biasanya berbentuk nama pengguna dan kata sandi disamping juga bisa terhubung secara anonym jika server konfigurasi mengizinkannya. Demi transmisi yang aman dan melindungi nama pengguna beserta kata sandinya juga mengenktipsi konten, FTP sering diamankan dengan SSL/TLS (FTPS) atau juga diganti ke SSH File Transfer Protocol (STFP).

Aplikasi klien FTP pertama adalah program baris perintah yang dikembangkan sebelum sistem operasi memiliki antarmuka pengguna grafis, dan masih dikirim dengan sebagian besar sistem operasi Windows, Unix, dan Linux. Kebanyakkan klien FTP dan utilitas otomatisasi telah dikembangkan untuk desktop, server, perangkat seluler, dan perangkat keras, dan FTP telah dimasukkan.

 

Sejarah Server FTP

 

Spesifikasi asli FTP pertama kali yang dikeluarkan pada 16 April 1971 adalah RFC 114, jauh sebelum adanya TCP dan IP. Standarisasi ini digunakan untuk membaca dan mendefinisikan perintah- perintah dasar system komunikasi bagi yang ingin menggunakannya. Penciptaan FTP ini adalah agar memudahkan para penggunanya untuk dapat memindahkan file dan data dari satu tempat ke tempat lainnya. Sama dengan protocol TCP/IP, FTP dibuat berdasarkan pada model client/server.

Baca Juga : Cara Membuat Akun FTP (File Transfer Protokol) Baru

 

2 Jenis Mode FTP

 

FTP mempunyai 2 mode yaitu mode aktif atau pasif yang akan menentukan bagaimana sebuah koneksi data dibuat. Dalam kedua kasus mode ini klien dapat membuat koneksi control TCP dari port N secara acak, biasnaya tidak terjangkau ke port perintah server FTP 21.

Pada mode aktif, klien mulai mendengarkan koneksi data yang masuk dari server pada port M yang mengirimkan perintah FTP PORT M untk menginfornasikan kepada server darimana port itu mendengarkan, server kemudian memulai saluran data ke klien dari port 20, port data server FTP.

Jika situasinya adalah klien yang berada dibelakang firewall dan tidak dapat menerima koneksi TCP yang masuk, maka mode pasif bisa digunakan. Pada mode pasif ini , klien menggunakan koneksi control untuk mengirim perintah PASV ke server yang lalu menerima alamat IP server dan nomor port server. Kemudian kline menggunakannya untuk membuka koneksi data dengan leluasa ke port alamt IP sever dan nomor port server yang diterima.

Kedua mode aktif dan pasif ini telah diperbarui pada September 1998 untuk mendukung IPv6. Saat itu perubahan lebih lanjut ditekankan dan diperkenalkan lebih utama ke mode pasif, yang memperpanjang mode pasif tersebut.
Fungsi Server FTP

Beberapa macam fungsi dan kegunaan FTP yang dapat dimanfaatkan dalam pengerjaan tugas harian atau sesederhana mengunggah laman sebuah website ke dalam internet melalui web hosting. Pengguna juga dapat mengembangkan FTP mereka sendiri demi menyesuaiakan kebutuhannya. Berikut fungsi atau kegunaan lainnya :

 

  1. Mengunduh laman website atau situs ke dalam web server atau hosting di internet.
  2. Mengirim data file skala besar dan membaginya menjadi dua dalam sebuah lampiran email.
  3. Download dan upload konten atau file yang bisa dibagikan kepada pengguna lain.
  4. Merevisi distribusi program akhir yang dibuat oleh pengembang perangkat lunak.
  5. Menjelajah serta mengunduh file dari situs- situs perangkat lunak milik umum.

 

Cara Menggunakan FTP Client

 

Anda akan memerlukan nama pengguna dan kata sandi FTP untuk dapat, informasi ini dapat ditemukan di email yang Anda dapatkan ketika pertama kali memulai blog Anda atau saat mendaftar untuk akun hosting web. Selain itu Anda juga dapat memperoleh informasi ini dari web hosting cPanel dashboard Anda atau meminta dukungan, dan mereka akan mengirimkan email kepada Anda.

Lalu Setelah Anda memiliki informasi ini, Anda dapat terhubung ke situs web Anda. Pertama, Anda harus meluncurkan klien FTP dan memasukkan nama pengguna, kata sandi, host FTP Anda (biasanya alamat situs web Anda misalnya pemula.com), lalu klik tombol sambungkan.

Baca Juga : Melakukan Koneksi Ke Server Hosting Menggunakan FTP Client

 

Memilih Aplikasi FTP Client

 

 

Saat ini internet sendiri menawarkan banyak aplikasi FTP client yang bisa dipilih para penggunanya di Windows, Mac serta Linux. Bermacam FTP client yang ada diantaranya adalah FileZilla yang lebih terkenal dan banyak digunakan,, Transmit, Cyberduck, WinSCP, Free FTP dan lainnya.

 

1. FileZilla

 

FTP client ini menjadi pilihan banyak orang karena selain gratis ia juga paling mudah digunakan mulai dari Windows, Mac hingga Linux. FileZilla mempunyai fitur yang banyak dena lengkap juga dapat melakukan transisi simultan. Hanya saja beberapa laporan juga menyebutkan kekurangannya yang menemukan adware atau spyware yang dikemas dalam unduhan FileZilla

Anda dapat menghapus centang pada kotak selama instalasi untuk memilih keluar dari adware, tetapi apabila penggguna adalah seorang pemula maka perhatikan dengan baik agar tidak berakhir dengan serang adware. Pengguna yang berpengalaman dapat menginstal FileZilla dari situs resmi mereka atau bagi pengguna Linux bisa langusng membuka repositori resmi distro mereka.

 

2. Transmit

 

Mulai dari paket gratis hingga berbayar $34, Transmit adalah FTP client yang paling popular bagi pengguna Mac khususnya di kalangang pengembang web. Transmit muncu dengan serangkaian fitur yang sangat kuat seperti sinkronisasi folder, fitur disk dan kecepatang yang lebih tinggi.
Transmit mengintegrasi ke dalam lingkungan Mac asli yang membuat penggunanya belajar dengan cepat. Pengguna juga dapat menambahkan shortcuts (pintasan) transmisi ke Finder dibawah label favorite untuk mengakses dengan cepat. FTP satu ini juga mendukung koneksi SSH, SFTP, FTP, FTPs serta dilengkapi dengan kode editor yang rapi untuk mengedir data file cepat.

 

3.Cyberduck

 

Cyberduck adalah FTP client yang amat sangat mudah digunakan dan sesuai untuk pemula maupun pengguna tingkat tinggi atau professional. FTP ini tersedia untuk Windows dan Mac. Tidak seperti aplikasi lintas plartform lainnya, Cyberduck sebenarnya juga terintegrasi dengan baik pada lingkungan Mac asli yang mendungkung banyak fitur seperti menyimpan kredensial login atau mencari file di Finder. Anda juga dapat memilih editor kode pilihan dan membuka file untuk di edit dengan mengklik tombol saja.

 

4. WinSCP

 

WinSCP adalah salah satu FTP client yang paling kuat namun sekaligus mudah digunakan untuk para pengguna Windows meski memang terlihat mempunyai banyak antarmuka atau user interface tetapi sebenarnya cukup mudah dipahami dan dipeljari. Di sebelah kiri Anda ada terlampir informasi file di computer sedangkan pada sisi kana akan melihat semua file yang ada di server Anda. Cukup klik pada file untung mengunduh, mengunggaj atau mengeditnya.

Sedangkan bagi pengguna tingkat lanjut (professional), WinSCP memiliki semua fitur yang Anda perlukan dari FTP client yang kuat. WinCSP mendukung STFP, SSH dan tentu saja FTP lama bagi yang masih memakai model ini. Menangani filde dan menetapkan default editor juga cukup mudah bila Anda memilih WinSCP ini.

 

5. Free FTP

 

Free FTP yang dibuat oleh Coffee House ini adalah pilihan yang paling popular untuk Windows yang ramah pada pemula dan mudah digunakan. FTP ini telah mendukung FTP, SFTP, FTPS dan telah terintegrasi dengan sempuran kedalam system operasi selain juga memiliki fitur riwayat yang memungkinkan Anda untuk mengingat dimana saja Anda menyimpan file. Selain gratis, Free FTP ini juga mempunyai versi berbayar yang lebih luas cakupannya dalam code editor, pelengkapan otomatis, penampil gambar dan lainnya.

 

Kesimpulan dan Penutup

Dengan adanya server dan fitur FTP tentu memudahkan banyak penggunya dalam mengelola file di website yang ada pada laman hosting mereka. Kemudahan- kemudahan ini sangat membantu pekerjaan lebih tertata rapi dan tentunya lebih mudah. Pengguna tidak lagi harus melakukan login kedalam web hosting demi hanya untuk mengelola file, mengganti ,menghampus atau menambahkan file baru.

Anda juga dapat memilih FTP client yang sesuai dengan kebutuhan dan kelebihan fitur- fitur yang ditawarkan. Sesuaikan dengan operating system yang Anda pakai atau punya agar lebih memaksimalkan kerja FTP client tadi.

Sebaiknya Anda memilih FTP client yang tepat sasaran seperti Free FTP atau WinSCP yang memang di targetkan khusus pada Windows ketimbang pada Mac atau Linux, karena dengan mengikuti spesifkasi yang lebih khusus ini tentu saja dapat menaikkan kinerja server dengan sempurna.

Related Post :

popup image