Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Sekarang ini berbagai investasi telah dijalankan di masyarakat dalam berbagai kepentingan, investasi untuk sebuah bisnis/saham, investasi untuk membeli asset baik asset bergerak atau tidak bergerak untuk bisnis, investasi penanaman modal dalam proyek, dan lain sebaginya.

Tetapi hal ini bisa berakhir mengecewakan ketika anda tidak bisa melakukan perhitungan dengan benar dalam pengeluaran dana tersebut. Maka hal utama yang bisa dipelajari adalah mengetahui perhitungan dari perkiraan keuntungan maupun kerugian pada investasi yang akan dilakukan, dengan menggunakan analisis rasio profitabilitas yang disebut dengan Return On Invesment (ROI).

Baca Juga : Kenali Dulu Berbagai Macam Bisnis Startup yang Potensi

 

Pengertian Dari Return On Invesment (ROI)

Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI | IDCloudHost
 

Return On Invesment secara bahasa Indonesia biasanya disebut keuntungan atau laba dari investasi maupun tingkat pengembalian pada investasi yang dilakukan, ini adalah rasio yang bertujuan menunjukkan berbagai hasil jumlah aktiva, yakni asset atau kekayaan yang dipunyai oleh perusahaan atas ukuran tertentu berkaitan tentang efisiensi manajemen.

Rasio tersebut bisa memperlihatkan hasil dari semua aktiva yang terkendalikan dengan mengabikan beberapa sumber pendanaan, adanya rasio ini secara umum diukur menggunakan persentase, tidak jarang juga, perhitungan dari Return On Invesment ini mencakup waktu atau durasi yang dibutuhkan demi mencapai suatu target tertentu.

Perhitungan Return On Invesment sangat dianjurkan bagi anda yang baru memulai bisnis atau usaha awal, sebab memahami hal ini menjadi sebuah hal penting supaya usaha atau bisnis anda tetap berjalan semestinya dan semakin maju.

Pentingnya Return On Invesment ini adalah cara perhitungannya yang bisa digunakan dalam menentukan keputusan yang akan diambil dalam bisnis anda. Pentingnya Return On Invesment yang lain adalah bisa menghitung investasi, menanamkan modal, pembelian asset, juga ROI penting untuk melakukan hitungan andaikan anda ingin melakukan perekrutan tenaga kerja demi membantu jalannya bisnis anda.

 

Return On Invesment (ROI) Kelebihan Dan Kekurangannya

Perhitungan Return On Invesment (ROI) penting, sebab perhitungan ini memiliki kelebhan yang bisa berpengaruh terhadap aktiva anda, kelebihannya yaitu:

  • Mempermudah mengambil sebuah keputusan dalam membeli asset, melakukan pendanaan dalam proyek atau program khusus, maupun saat memutuskan dalam melakukan suatau investasi.
  • Efisiensi pengukuran terhadap penggunaan keluar masuk modal, penjualan, serta produksi.
  • Digunakan sebagai pembanding antar bisnis anda dengan bisnis para kompetitor anda, namun hal ini dapat dilihat dengan anda memiliki data dari industi sampai anda mengerti perhitungan rasio industri itu terlebih dulu.
  • Bisa digunakan untuk perencanaan bisnis yang akan anda bangun.

 

Return On Invesment (ROI) selain menyediakan kelebihan yang bisa dirasakan oleh mereka para pelaku investasi atau para pebisnis, ternyata Return On Invesment (ROI) juga mempunyai kekurnangan yang mengharuskan anda berhati-hati supaya bisnis atau investasi yang anda jalankan bisa tetap dan semakin baik:

  • Jangan masukkan berbagai unsur berkenaan dengan biaya modal dalam rumus yang menjadikan nilai Return On Invesment (ROI) semakin tinggi, hal ini belum dapat dibilang efektif kalau belum membandingkannya dengan jumlah biaya modalnya.
  • Return On Invesment (ROI) yang menghasilkan persentase perhitungan tidak selalu dapat membandingkan dengan berbagai competitor usahanya, sebab dari masing-masing bisnis punya pratik akuntansi juga berbagai manajamen yang diterapkan berbeda.

 

Return On Invesment (ROI) yang punya kelebihan dan kekurangan menyebabkan para pebisnis harus berhati-hati dalam penggunaan rasio inii. Mereka harus benar-benar memahami bukan hanya dari segi pengertiannya namun juga berkaitan dengan perhitungan dan analisis dari hasil yang muncul tersebut. Disini perhitungan Return On Invesment (ROI) telah disediakan rumusnya, sehingga tinggal memasukkan angka dan menghitungkan akan jelas hasilnya.

 

Cara Menghitung Return On Invesment (RoI)

Di atas telah dijelaskan tentang pengertian, sampai kelebihan dan kekurangan dari Return On Invesment (ROI). Selanjutnya akan diperjelas bagaimana perhitungan keuntungan atau laba atas efisiensi.

Ada beberapa hal yang harus anda ketahui dari rumus ini, yaitu berkaitan dengan biaya yang akan dikeluarkan dalam melakukan investasi, pendapatan dari investasi, juga berapa lama waktu yang harus dikeluarkan sampai biaya dikembalikan (returned). Rumus yang biasanya digunakan adalah:

Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI | IDCloudHost

Contoh perhitungan kasus Return On Invesment (ROI)

 

Contoh 1 : Menghitung Return on Invesment (1)

Anda sebagai investor, berkeinginan melakukan investasi saham dengan nilai 50.000 lembar dengan harga setiap lembarnya Rp. 1.500. Setelah dua tahun, anda berkeinginan menjualnya dengan nilai per lembar Rp. 3.500. Dari permasalah tersebut berapakah ROI yang dihasilkan?

Jawab:

  • Total pendapatan investasi = 50.000 x 3.500 = Rp. 175.000.000
  • Biaya investasi = 50.000 x 1.500 = Rp. 75.000.000
  • Maka perhitungan Return On Invesment (ROI),

Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI | IDCloudHost
 

Dari contoh di atas anda bisa menemukan nilai Return On Invesment (ROI) sebesar 1.3 kali. Dari hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa keuntungan atau laba dari investasi yang akan anda jalankan sebesar 133 % dari modal pertama atau awal yang anda keluarkan.

 

Contoh 2 : Menghitung Return on Invesment (2)

Anda membeli sebuah mesin percetakan dengan harga 150 juta rupiah. Dengan adanya mesin tersebut dapat mengehemat tanaga kerja samoai 7 orang, gaji tenaga kerja per orangnya senilai 2,5 juta. Berapakah ROI yang dihasilkan dalam 1 tahun?

Jawab :

  • Total pendapatan investasi = 7 x 2.500.000 x 12 = Rp. 210.000.000
  • Biaya investasi = Rp. 150.000.000
  • Maka perhitungan dari Return On Invesment (ROI),

Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI | IDCloudHost
 

Berdasarkan hasil akhir dari ROI di atas, dari investasi yang anda lakukan hanya memperoleh sekitar 0,4 % dari modal pertama yang dikeluarkan dalam melakukan investasi. Artinya, anda mendapatkan kerugian, sebab anda hanya memperoleh nilai ROI 0,004 kali dari modal awal yang anda keluarkan.

Return On Invesment (ROI) yang telah dihitung di atas bisa anda analisis mana yang lebih bermanfaat dan menguntungkan. Sebab tidak semua bisnis yang akan dijalankan bisa sukses dan sesuai apa yang anda inginkan. Dengan demikian munculnya perhitungan Return On Invesment (ROI) ini diharapkan bisa memprediksi kedepannnya tentang bisnis yang akan anda jalankan dan investasi apa yang pantas anda lakukan.

 

Penutup / Kesimpulan

Berbisnis berhubungan dengan manajemen kelola keuangan yang bagus, namun ketika tidak dapat melakukan kelola uang dengan baik kemungkinan besar usaha anda akan semakin jauh dari laba atau keuntungan. Terpenting Return On Invesment (ROI) ini bisa dijadikan analisis usaha anda di awalnya, dengan ini anda dapat melihat seberapa besar celah yang bisa diperoleh dari bisnis tersebut, dan bagaimana analisis dalam menghadapi competitor yang semakin marak dalam pengelolaan bisnis.

Baca Juga : Tips Bagaimana Cara Membangun Startup

Kamu juga bisa simak Video Singkat dari Techinasia Indonesia untuk mengetahui lebih  lanjut fungsi dari ROI untuk Investor :

 

Jadi jangan berpikir dalam menjalankan bisnis itu mudah, meskipun telah diboncengi dengan teknis, alat, serta manajemen produksi yang baik, kalau manajemen keuangan tidak dikelola dan di rencana di awal tetap usaha akan sia-sia saja. Maka alasan itulah mengharuskan para calon pengusaha, atau mereka yang ingin mengembangkan usahanya yang telah ada mengetahui Return On Invesment (ROI) ini sangat dianjurkan. Semoga bermanfaat.

Related Post :

popup image