Panduan Plugin WooCommerce Bagi Website Bisnis Online

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Mungkin bagi banyak e-commerce atau toko online yang menggunakan platform WordPress pasti sudah tidak asing dengan plugin yang memang dirancang khusus untuk keperluan bisnis online ini. Salah satu yang terbaik adalah plugin WooCommerce yang awalnya dikenal sebagai WooThemes. Didirikan oleh Magnus Jepson, Mark Forreste dan Adii Pienaar, WooThemes adalah perusahan tema WordPress premium.

Dari sini tema ini dikembangkan dengan versi pertamanya diluncurkan tahun 2011 lalu yang dengan cepat menjadi populer. Karena popularitasnya, WooCommerce telah diunduh oleh 1 juta unduhan hanya dalam waktu 2 tahun sejak peluncurannya. Tercatat pada tahun 2014, ada 4 juta unduhan yang semakin berkembang hingga sekarang dan membantu banyak e-commerce.

Oleh karena kepopularitasnya ini, Automattic mengakuisisi WooThemes pada 2015 yang membuat unduhan plugin WooCommerce melonjak menjadi lebih dari 7 juta unduhan. Hingga saat ini, WooCommerce telah mendukung lebih dari 22% dari 1 juta situs web teratas yang menggunakan WooCommerce dan 28% dari semua toko e-commerce online. Mari simak penjelasan dan panduan plugin WooCommerce lebih jauh dibawah ini.

 

Faktor yang Membuat WooCommerce Populer

Panduan Plugin WooCommerce Bagi Website Bisnis Online
 

Alasan utama mengapa WooCommerce banyak digunakan adalah karena plugin ini adalah bagian dari WordPress. Selain itu WooCommerce juga memiliki ribuan tema berbayar dan gratis serta ribuan plugin yang memungkinkan Anda memperluas toko online Anda. Berikut adalah beberapa alasan lain mengapa WooCommerce adalah cara populer untuk membangun toko online :

  • WooCommerce adalah plugin gratis sama dengan platform WordPress yang juga gratis.
  • WooCommerce adalah open source/sumber terbuka. Siapa pun dapat masuk dan mengaudit, memodifikasi, atau memperluas kode sendiri.
  • WooCommerce ramah pengguna sehingga pemula tidak perlu menjadi pengembang ahli untuk meluncurkan toko online mereka.
  • WooCommerce dapat diperluas dengan menggunakan plugin, Anda dapat menambahkan semua jenis fungsi baru ke toko Anda tanpa memerlukan pengetahuan teknis apa pun.
  • WooCommerce berfungsi di semua perangkat. Mengingat preferensi penggunaan seluler lebih umum saat ini, WooCommerce juga mempermudah pelanggan yang mengunjungi e-commerce yang berbelanja melalui smartphone.
  • WooCommerce juga dapat diatur sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan menggunakan tema sehingga Anda bisa merancang bagaimana tampilan toko online Anda tanpa harus melakukan coding.
  • WooCommerce cukup aman karena selain menjadi open source, WooCommerce berasal dari Automattic, perusahaan dengan sumber daya tinggi untuk mengamankan toko Anda.

 

Baca Juga  :    Bisnis Online : Tips, Cara Memilih Platform Website dan Rekomendasi Plugin Pendukung Terbaiknya

 

Kelebihan dan Kekurangan Plugin WooCommerce

Plugin WooCommerce adalah platform e-commerce untuk menjual produk dan layanan Anda secara online. Dikarenakan WooCommerce adalah bagian dari WordPress, maka plugin ini tidak dapat digunakan sebagai alat yang berdiri sendiri. Pangsa pasar WordPress yang besar dan komunitas aktif, WooCommerce dengan cepat menjadi salah satu platform e-commerce terbesar di pasaran saat ini terlebih lagi WooCommerce dapat digunakan secara gratis. Hanya saja, sama seperti perangkat lunak lainnya, WooCommerce memiliki berbagai kelebihan dan kekurangannya tersendiri sehingga pengguna tetap harus mengetahui dan mempertimbangkannya dalam membantu toko online mereka.

 

Kelebihan Plugin WooCommerce

  • Perangkat lunak inti WooCommerce merupakan perangkat yang open source dan gratis.
  • Plugin ini cukup mudah dipasang ke WordPress.
  • Ada banyak tema WordPress yang tersedia untuk membangun etalase baik itu dari WooThemes secara langsung atau dari ratusan pengembang tema independen.
  • Ada lebih dari 300 ekstensi yang tersedia untuk membuat fungsionalitas dasar lebih kuat.
  • WooCommerce memiliki lebih dari 1.200 peringkat bintang 5 dan ulasan di WordPress(dot)org.
  • Secara berkala, perangkat lunak ini sering diperbarui untuk fitur dan fungsi baru.
  • Ada banyak pengembang WordPress yang tersedia untuk memberikan bantuan jika Anda mengalami kendala dalam menggunakan WooCommerce.

 

Baca Juga  :   Plugin untuk Afiliasi Website WordPress Gratis dan Mudah Digunakan

 

Kekurangan Plugin WooCommerce

  • Hampir setiap etalase akan memerlukan ekstensi dan plugin ini membutuhkan biaya juga memerlukan pembelian lisensi tahunan.
  • Ada banyak pertimbangan penggunaan, pengaturan, dan keputusan fungsionalitas yang diperlukan untuk mengelola pelanggan, pesanan, inventaris, pajak penjualan, dan pengiriman. Pemula yang baru mengenal dan membuat toko online mereka pasti akan cukup kebingungan dan memerlukan waktu untuk mempelajari plugin ini.
  • Tidak semua tema WooCommerce dikodekan dengan baik dan kuat. Ini adalah sifat WordPress dan karenya pembeli tema perlu memastikan bahwa mereka membeli template dari pengembang tema yang dapat dipercaya.
  • Pembaruan perangkat lunak dapat menjadi upaya besar yang terkadang memerlukan pengembang untuk membantu dalam eksekusi, pengujian, dan pemecahan masalah.
  • Forum dukungan di WordPress(dot)org tidak terawat dengan baik. Ada lebih dari 1.000 tiket dukungan yang dimasukkan dalam sebulan terakhir yang belum ditanggapi oleh tim dukungan Automattic.
  • Tidak semua pengembang setuju bahwa WooCommerce menawarkan dukungan yang berkualitas tinggi.

 

Baca Juga  :   Daftar Template Website Bisnis Online & SEO Friendly Terbaik di Tahun 2021

 

Panduan Menyiapkan Plugin WooCommerce

Panduan Plugin WooCommerce Bagi Website Bisnis Online
 

Karena sebagian besar situs web di seluruh dunia diberdayakan oleh WordPress, membuat penggunanya dapat juga memanfaatkan plugin yang disediakan platform ini. Selain WordPress juga mudah untuk dipahami, maka ini juga turut berpengaruh kepada plugin yang mereka sediakan. Navigasi menjadi lebih mudah bahkan cukup nyaman bagi pengguna non- teknis sekalipun. WordPress dan kumpulan plugin-nya juga tidak memerlukan prosedur teknis yang rumit untuk menjalankan dan menjalankan toko online.

Bahkan WooCommerce juga memastikan kompatibilitas beberapa perangkat yang membuat toko online dan produk Anda akan terlihat serupa di komputer desktop atau perangkat seluler. Berikut beberapa langkah mudah dan cepat yang bisa Anda coba untuk menyiapkan WooCommerce :

  • Instal WordPress dan plugin WooCommerce.
  • Buka halaman pengaturan untuk opsi lebih lanjut tentang cara melanjutkan.
  • Pada halaman pengaturan, pilih “Produk” untuk menambahkan jenis produk yang ingin Anda jual, kategori produk, kupon dan tag yang ingin Anda tawarkan, detail pengiriman dan pajak untuk pelanggan Anda, serta gerbang pembayaran (payment gateway), antara lainnya.

 

Baca Juga  :    Apa itu WordPress : Fitur, Fungsi, Keunggulan, dan Cara Kerjanya untuk Website

 

Kesimpulan dan Penutup

Dunia saat ini berada di zaman yang didominasi oleh platform e-niaga dan toko online, sebuah langkah yang dipengaruhi oleh fakta bahwa internet sekarang ada di ujung jari setiap konsumen. Jadi tidak mengherankan kalau bisnis dan brand juga beralih menjadi digital sehingga mereka memanfaatkan pemasaran yang lebih efektif dan mengikuti perkembangan zaman. Ini termasuk juga dengan memanfaatkan media sosial dan membuka pasar online.

Situs web adalah cara yang paling utama dalam perniagaan era modern ini dimana banyak e-commerce besar maupun toko online kecil lainnya menggunakan platform WordPress yang bisa digunakan secara gratis. Dengan sifatnya yang open source, hampir instant, membuat siapa saja bisa menggunakan WordPress. Sebagai salah satu plugin terkenal, WooCommerce juga tidak kalah hebatnya dalam mendukung banyak bisnis online.

Dengan WooCommerce, pemilik binis dapat merancang toko e-niaga yang lengkap dan berfungsi penuh serta menjual produk dan layanan mereka. Pada dasarnya, dengan menggunakan WooCommerce, Anda dapat memilih salah satu tema WordPress untuk toko online Anda dan menggunakanya. Menjadi plugin paling populer, WooCommerce telah digunakan jutaan pengguna di seluruh dunia untuk membangun toko online mereka, tidak ada salahnya jika Anda juga menggunakannya untuk bisnis Anda juga.

 

 

 

Related Post :