Cara Setup Website 2 Region Menggunakan Load Balancer di Cloud VPS - IDCloudHost

Cara Setup Website 2 Region Menggunakan Load Balancer di Cloud VPS

Promo IDCloudHost

HAPRoxy Cloud VPS

Mengenal Load Balancing

Load balancing adalah sebuah teknis untuk membagi beban suatu server ke server lain. Sebagai contoh, ketika kita memiliki sebuah server X dan kemudian kita ingin membagi beban ke server tersebut ke server Y. Dalam hal ini, untuk melakukan hal demikian kita memerlukan 2(dua) server dan satu perangkat yang akan kita gunakan untuk load balancing sebagai contoh sebuah server lain ataupun sebuah PC. Sebelum kita masuk ke instalasi HAPproxy, terlebih dahulu kita memahami apa itu load balancing.

Baca Juga : Load Balancing : Sejarah Singkat dan Cara Kerjanya

Mengenal HAProxy

HAProxy adalah sebuah software atau perangkat lunak bersifat open source dan gratis yang menyediakan teknologi load balancer dan proxy server untuk aplikasi berbasis TCP dan HTTP yang memberikan request atau menyebarkan permintaan ke beberapa server. Haproxy memiliki reputasi yang baik karena teknolog yang cepat dan efisien dalam penggunaan prosesor dan memori.

Teknologi ini ebelumnya ditulis dalam bahasa C oleh Willy Tarreau yang mendukung SSL, keep alive custome , log format dan header writing.

Haproxy bisa bisa kita katakan salah satu software cepat dan banyak digunakan oleh berbagai website terkenal seperti Github, StackOverflow, Reddit, Tumblr, dan juga twitter. Haproxy saat ini termasuk dalam salah satu load balancer terkenal dan populer saat ini.

Sistem HAProxy dan Load Balancer

HAProxy dapat berjalan pada 2 mode; TCP layer 4 dan HTTP layer 7. Pada TCP layer 4, HAProxy melakukan forward RAW packet TCP dari client ke application server. Pada HTTP layer 7, HAProxy melakukan parsing HTTP Header sebelum melakukan forwarding ke application server.

Load Balancing

Baca Juga : Mengenal Teknologi Load Balancing Cluster

Cara Setup Website 2 Region Menggunakan Load Balancer

Pada panduan ini kita akan mencoba mengimplementasikan penggunaan haproxy untuk melakukan setup web pada 2 server berbeda sehingga diharapkan saat salah satu server mengalami kendala server yang lain bisa mengcover agar web bisa terus dalam keadaan online.

Pada setup ini kita akan menggunakan 3 VM (Virtual Machine) yaitu:

  1. Website WordPress (sebagai contoh)
  2. Server Website HAProxy
  3. Server VM untuk MariaDB

Baik kita langsung login ke console.idcloudhost.com dan buat 2 VM pada location yang berbeda (South_Jkt dan North_Jkt):

Tahap Membuat Server WordPress

 

Load Balancer
 

Setelah itu, tahapan selanjunya kita lakukan pengaturan pada lokasi server, dan juga username, password dan billing account Anda.

 

Server HAProxy
 

Setelah VM berhasil kita create selanjutnya kita bisa buka IP public yang kita dapatkan dan melakukan instalasi seperti pada gambar berikut:

 

Proxy
 

Langkah selanjutnya, lakukan pengaturan pada VM yang Anda Create.

 

MariaDB
 

Setelah berhasil terinstal maka website kita akan tertampil seperti contoh berikut ;

 

Server Backup

Tahap Instalasi HAProxy

Pada tahap ini kita, akan memulai proses untuk melakukan Create pada server HAProxy

 

 

Seperti sebelumnya, melakukan pengaturan pada data server, dan juga lokasi server.

 

Wordpress
 

Setelah VM berhasil di build kita bisa login melalui SSH dan melakukan seting pada haproxy kita seperti contoh berikut:

 

Instal HAProxy di Cloud VPS
 

Setelah kita melakukan input parameter pada HAProxy kita maka aplikasi website kita bisa kita akses melalui IP dari HAProxy sehingga saat salah satu vm website mengalami kendala website akan tetap dapat diakses yang untuk selanjutnya disarankan untuk menggunakan domain data mengakses website anda tersebut.

 

HAProxy adalah
 

 

Anda dapat melakukan akses status dari haproxy kita bisa mengakses melalui url :

http://ip_haproxy:1991/stats

dengan memasukan user dan password yang kita input sebelumnya:

 

 

Baca Juga : Mengenal Teknologi Load Balancing Cluster

Tahap Membuat VM Baru Maria DB

Untuk keperluan sentralisasi database kita juga bisa memisahkan server database yang akan kita gunakan oleh kedua VM website yang kita buat sebelumnya sehingga hanya menggunakan database pada 1 server khusus. Gambarannya seperti berikut, selanjutnya kita akan memasuki proses pembuatan VM baru melalui App Catalog yaitu MariaDB:

 

Server Haproxy
 

Mari kita masuk ke tahap membuat VM baru MariaDB di Cloud VPS IDCloudHost, terlebih dahulu buat Create VM dan pilih App Catalog MariaDB, seperti gambar berikut;

 

 

Lakukan, pengaturan serupa seperti sebelumnya.

 

Setting HAProxy
 

VM akan create dan setelah mendapatkan IP public seperti gambar berikut:

 

Setup HAProxy
 

Selanjutnya kita bisa login ke SSH VM kita melalui panel atau menggunakan ssh client menggunakan user dan password yang kita set sebelumnya.

 

HAProxy di WordPress
 

Setelah login kita perlu untuk membuat database yang akan kita gunakan untuk website kita, pada contoh ini menggunakan wordpress, maka kita bisa masuk ke mysql kita dengan

perintah berikut:

mysql

selanjutnya pada mysql console kita bisa ketikan perintah berikut untuk membuat database dan user :

CREATE DATABASE wp_myblog;
CREATE USER 'userwp'@'%' IDENTIFIED BY 'passwordsaya';
GRANT ALL ON wp_myblog.* TO 'userwp'@'%';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;

mengamankan server database kita dengan mengetikan perintah:

sudo mysql_secure_installation

untuk password default user root database kita adalah kosong maka kita lakukan enter lalu kita set password root database kita agar lebih aman.

 

 

Untuk sisa pertanyaan selanjutnya disarankan untuk memilih sejutu dengan ketik Y pada keyboard kita dan Enter seperti berikut:

 

 

Setelah kita mengamankan akses ke server database kita perlu untuk membuka akses database kita agar bisa kita akses dari jaringan lain selain jaringan local, maka selanjutnya pada terminal kita bisa membuka file /etc/mysql/mariadb.conf.d/50-server.cnf

menggunakan text editor seperti vi atau nano,

nano /etc/mysql/mariadb.conf.d/50-server.cnf

lalu kita cari baris berikut:

bind-address = 127.0.0.1dan kita ubah menjadi

bind-address = 0.0.0.0

lalu kita lakukan save pada file tersebut dan lakukan restart pada service database kita dengan perintah:

systemctl restart mysql

Pada tahap ini server database sudah bisa kita akses dari luar sehingga kita bisa login ke 2 VM website yang kita miliki melalui ssh dan melakukan perubahan pada file

/var/www/html/wp-config.php dengan perintah:

sudo nano /var/www/html/wp-config.php

lalu sesuaikan konfigurasi koneksi database menjadi seperti contoh berikut:

define( 'DB_NAME', 'wp_myblog' );
define( 'DB_USER', 'userwp' );
define( 'DB_PASSWORD', 'passwordsaya' );
define( 'DB_HOST', 'isi_dengan_ip_server_database' );

Lakukan hal ini pada kedua server web, selanjutnya kita bisa buka alamat IP server HAProxy kita dan melakukan instalasi ulang kembali pada WordPressnya.

Penutup

Singkatnya, penggunaan HAProxy pada Cloud VPS memudahkan Anda beberapa langkah ketimbang setup pada server lainnya membuat load balancing pada server Anda. Seperti sebelumnya kita ketahui. Load balancing adalah metode pembagian traffic ke beberapa server yang berbeda untuk mencegah overloading dan server yang lambat.

Ada banyak juga manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan dari load balancing seperti kinerja yang maksimal dan penghematan resources server Anda. Tentunya teknologi ini membantu Anda. Apabila mendapatkan lonjakan traffic pengunjung yang banyak. Jadi untuk menghindari overload, Anda dapat menggunakan metode ini

Jika ada hal teknis lain yang kendala lainnya. Tim Support kami siap 24/7 membantu mengatasi kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat

Related Articles

Apa itu Aplikasi Native ?
Cara Instal dan Setup Nginx Cloud VPS IDCloudHost
5+ Mengatasi SSL Error pada Website
Mengenal Apa itu Flutter?
Cara Mendapatkan Email CyberPanel Score 10/10