Apa itu Telemarketing : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Tekniknya

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Dunia pemasaran atau marketing sangat begitu luas apalagi jika berkaitan dengan dunia digital atau online. Begitu luasnya dunia marketing, terdapat salah satu bidang jasa marketing digital yang cukup populer digunakan yaitu telemarketing. Mungkin bagi kalian yang bekerja di bidang pemasaran akan mengenal apa itu telemarketing. Namun, banyak juga mungkin dari kalian yang masih awam dengan apa itu sebenarnya telemarketing? Asalkan kalian tahu bahwa bidang telemarketing merupakan salah satu bidang pemasaran modern yang memanfaatkan kemudahan panggilan atau telepon dengan sejumlah tujuan.

Jadi, inti tujuan dari adanya telemarketing dalam suatu perusahaan adalah melakukan penggilan dari pihak perusahaan kepada konsumen maupun calon konsumen demi mendapatkan engagement. Tujuan akhir dari telemarketing adalah menjadikan target pasar potensial menjadi pembeli produk atau jasa yang telah ditawarkan sebelumnya. Telemarketing ini memang terbukti ampuh lantaran akan membuat orang yang ditarget menjadi bisa didekati secara personal. Dengan cara ini informasi tentang produk dan penawarannya akan mudah dipahami oleh pelanggan atau calon pelanggan. Selain itu, pelanggan akan merasa lebih diistimewakan.

Apakah kalian mulai tertarik untuk menggunakan telemarketing di perusahaan atau bisnis kalian? Apabila kalian ingin menggunakan cara telemarketing sebagai salah satu kiat pemasaran. Hal pertama yang harus dikuasai adalah product knowledge yang dalam. Bagi seorang telemarketer, seseorang yang berprofesi melakukan telemarketing haruslah mengetahui detail produk yang mereka pasarkan. Ini sebagai cara agar konsumen semakin percaya dan mengantisispasi jika seseorang yang ditelepon mengajukan pertanyaan yang rumit. Tertarik dengan pembahasan telemarketing? Berikut pada artikel ini akan dijelaskan tentang apa itu telemarketing.

 

Mengenal Apa Itu Telemarketing?

 

Telemarketing merupakan salah satu metode pemasaran yang gencar dilakukan oleh para perusahaan di berbagai sektor. Apakah kalian pernah menerima telepon dari sebuah seseorang yang mencoba menawari produk barang atau jasa? Nah, itulah yang disebut dari telemarketing. Kalian pasti sudah tidak asing dengan telepon dari perusahaan-perusahaan yang menawari produk dan jasa. Meskipun terdengar mudah karena hanya bermodal cerdas dalam berkata-kata namun apakah kalian tahu jika telemarketing ini ternyata memiliki strategi khusus.

Setiap perusahaan atau entitas bisnis pasti memiliki produk yang beragam. Layanan yang mereka tawarkan sangatlah banyak dan biasanya ditujukkan untuk segmentasi pasar yang berbeda. Agar produk itu terdengar sampai ke telinga target pasarnya tentunya perusahaan melakukan beragam cara untuk melakukan promosi. Salah satu sarana promosi yang sering digunakan oleh perusahaan yaitu dengan menghubungi langsung calon konsumen menggunakan telepon.

Nah, setelah penjelasan yang cukup panjang sebenarnya outputnya adalah Telemarketing. Telemarkatin merupakan sarana untuk melakukan pemasaran dan promosi suatu produk baik itu barang dan jasa yang dijual sebuah perusahaan. Seseorang yang melakukan pekerjaan seperti ini disebut dengan telemarketer. Jadi tugas seorang telemarketer adalah menghubungi target konsumen potensial untuk menawarkan barang dan jasa dalam bentuk komunikasi yang ramah dan personal.

 

Baca Juga :  Strategi Marketing : Pull vs Push

 

Apa Saja Fungsi dan Tujuan Telemarketing?

Nah, untuk mengenal lebih dekat tentang apa itu telemarketing, kalian juga harus tahu untuk mengetauhi fungsi dan tujuan dari telemarketing yang akan dirangkum dalam bagian ini. Pada umumnya telemarketing berfungsi untuk mengenalkan dan menawarkan produk kepada pelanggan potensial sehingga bisa menjadikan mereka pembeli produk yang dijual perusahaan tersebut. Namun, sebenarnya fungsi dan tujuan dari telemarketing lebih dari itu. Berikut adalah fungsi dan tujuan dari adanya telemarketing.

  • Membangun minat kepada produk dan layanan perusahaan. Mengenai tujuan ini, telemarketing akan membantu menawarkan keuntungan-keuntungan yang akan pelanggan dapatkan apabila membeli produk atau layanan perusahaan.Target pelanggan potensial diharapkan dapat tertarik dengan produk/layanan yang ditawarkan.
  • Memberikan Informasi tentang Produk atau Layanan. Tujuan atau fungsi yang kedua ini merupakan sesuatu yang penting dimana setiap telemarketer menghubungi pelanggan potensial tujuannya utamanya menjelaskan produk kepada pelanggan untuk meningkatkan awareness dan engagement
  • Menerima feedback dari pelanggan atas produk. Dalam dunia telemarketing seorang telemarketer juga bisa mengevaluasi produk atau layanan yang diberikan dengan menanyakan kepada pelanggan apakah mereka sudah puas ataukah ada kritik atau saran yang ingin disampaikan. Hal ini tentu membantu perusahaan mengembangkan produk mereka.

 

Baca Juga:   10+ Marketing Trends 2020 Paling Update yang Wajib Kamu Ketahui

 

Strategi Teknik Untuk Telemarketing yang Sukses

 

Untuk bisa berkecimpung di dunia telemarketing kalian harus memiliki skill untuk bisa menjelaskan produk/layanan dengan jelas dan menarik kepada pelanggan potensial. Skill yang harus kalian punyai seperti pembawaan nada bicara yang ramah dan juga antusias sehingga pelanggan juga akan lebih menikmati ketika mendengarkan penjalasan kalian. Setelah itu, memiliki kemampuan problem solving yang baik untuk menjawab segala pertanyaan dari pelanggan, jawablah pertanyaan dengan sebaik dan seramah mungkin. Nah, setelah menguasai beberapa skill tersebut untuk memantapkan telemarketing, kalian juga harus menguasai strategi yang akan dijelaskan sebagai berikut.

  • Memiliki Produk Knowledge yang Baik. Pengetahuan atas produk atau product knowledge merupakan sesuatu hal yang mutlak dan wajib. Mulai dari manfaat, keunggulan, penggunaan, dan cara mendapatkan produk tersebut. Jika pengetahuanmu baik dan mampu memberikan kesan kepada yang ditelepon maka bisa dibilang kamu berhasil dalam menguasai pengetahuan atas produk.
  • Melakukan Riset Tentang Konsumen. Seorang Telemarketer harus juga mampu melakukan segmentasi dari target pasar yang akan dihubungi karena seringkali calon pelanggan yang dihubungi itu risih. Maka dari itu, seorang telemarketer juga harus pandai menentukan target pasar dengan melihat berbagai aspek mulai dari demografi, umur, jenis kelamin. Selain itu, dalam melakukan telepon jangan sampai pada jam-jam sibuk bagi mereka, carilah jam yang memungkinkan telepon dari kalian diangkat.
  • Bersikap Ramah. Yang tidak kalah pentingnya adalah sikap yang kalian tujukan kepada calon pelanggan. Usahakan percakapan kalian bisa dilakukan dengan tenang dan pembawaan yang kalian tujukan harus bersifat ramah. Agar percakapan berlangsung secara baik. Selain itu, maksimalkan percakapan dengan pelanggan karena waktu sangatlah berharga. Berikan informasi lalu tanyakan dengan waktu yang singkat dan tidak bertele-tele.

 

Baca Juga : Marketing Mix : Konsep dan Penerapannya dalam Bisnis Online / Startup

 

Kesimpulan dan Penutup

Dunia marketing sangatlah luas, hal ini memang tidak bisa dipungkiri oleh siapapun apalagi jika marketing yang dilakukang secara digital atau daring. Marketing melalui media daring maupun digital banyak mengantarkan kesuksesan bagi perusahaan-perusahaan meraih banyak pelanggan dan mendatang keuntungan. Salah satu dari sekian banyaknya marketing digital atau daring adalah Telemarketing. Telemarketing merupakan strategi pemasaran yang sudah populer sejak lama. Jenis promosi yang dilakukan melalui sarana telepon ini terbilang eksis sampai dengan sekarang.

Banyak sekali keuntungan yang bisa dicapai oleh perusahaan yang menggunakan cara Telemarketing ini. Namun, ada beberapa hal yang harus dimengerti oleh perusahaan dalam melakukan telemarkeiting ini mulai dari strateginya dan pembinaan untuk telemarketernya. Karena bisa dibilang telemarketing ini sangat bersifat intim kepada pelanggan. Jadi jangan sampai membuat pelanggan menjadi risih dan akhirnya tidak mau membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Related Post :