Cache

Cache adalah proses menyimpan data sementara, dimana browser, situs, atau aplikasi tidak perlu untuk mengunduh data secara berulang atau terus–menerus. Kita dapat menganalogikan dengan user yang mengunjungi sebuah situs web pertama kali, maka browser secara otomatis akan menyimpan informasi yang membantu perangkat (device) dalam mengakses situs website dengan lebih efisien pada kunjungan yang berikutnya.

Ketika Anda membuka website yang sudah kamu buka sebelumnya, prosesnya akan lebih cepat karena datanya sudah disimpan di cache saat Anda mengaksesnya di awal tadi.

Jadi, fungsi cache adalah agar user bisa mengakses informasi dengan lebih cepat, karena adanya data yang sudah tersimpan.

Setelah memahami fungsi cache, berikut cara kerja cache yang harus Anda ketahui. Proses jalannya program cache untuk menampilkan situs pada browser : 

1. Ketika pengunjung pertama kali memasuki homepage (beranda), pengunjung akan masuk dengan menggunakan cara yang biasa. Lalu, dari permintaan yang diterima, kemudian dilakukan pemrosesan data pada database server, dan halaman web diubah menjadi format file HTML yang selanjutnya akan dikirim menuju browser dari web pengunjung. Dikarenakan cache proses caching diaktifkan, maka server akan menyimpan file HTML dalam RAM (Random Access Memory) yang dapat membaca data dengan cepat.

2. Dan ketika pengunjung membuka kembali menu beranda, server tidak perlu untuk melakukan pemrosesan dan konversi data menuju HTML. Namun sebaliknya, mereka hanya akan mengirimkan format file HTML yang telah dipersiapkan sebelumnya ke dalam sebuah browser. 

Saat kita harus sering membuka informasi yang sama di sebuah website, cache dapat menghemat waktu dan meningkatkan alur kerja. Hal ini tentu akan sangat membantu pengguna dalam jangka panjang.

 

Related Post :