Non–Volatile Memory Express (NVMe)

NVMe

NVMe merupakan akronim dari Non – Volatile Memory Express. Singkatnya, NVMe adalah interface logical baru untuk SSD, yang merupakan pengembangan dari Standar AHCI yang banyak digunakan oleh SSD sebelumnya. Bahkan, dikutip dari Intel Indonesia, NVMe adalah teknologi terbaru dalam dunia storage yang menggunakan utilitas PCIe 3.0 layaknya sebuah kartu grafis.

Pengembangan NVMe ini diusung oleh lebih dari 80 perusahaan dari seluruh industri yang bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan proses pengolahan dan penyajian data yang lebih cepat. NVMe dikembangkan untuk mengatasi limitasi dari teknologi yang sudah ada sebelumnya, atau menangani kecepatan yang sangat tinggi dari sebuah SSD.

NVMe memanfaatkan PCIe untuk mendapatkan bandwidth yang besar. Dengan menggunakan PCIe 3.0 x4 didapatkan bandwidth 4 GBps (Gigabyte per second). Dengan bandwidth sebesar ini tentu mampu menampung kecepatan SSD tercepat yang ada. Sebagai perbandingan Samsung 960 Pro M.2 NVMe memiliki kecepatan baca 3.500 MBps dan kecepatan tulis 2.100 MBps sedangkan SSD SATA memiliki kecepatan baca berkisar 560 MBps dengan kecepatan tulis berkisar 210 MBps. Perbedaan kecepatan baca hingga 6 kal lipat dapat diartikan membuka aplikasi dengan lebih cepat.

Motherboard terbaru sekarang banyak yang sudah mendukung format NVMe melalui M.2, terutama pada motherboard terbaru. Bahkan NVMe SSD bisa diatur agar berjalan pada mode RAID 0 untuk mendapat performa teoritis hingga 2 kali lipat. Tentu saja hanya segelintir orang yang memerlukan kecepatan SSD yang sangat cepat ini. Kita harap teknologi ini semakin banyak diadopsi sehingga bisa lebih murah di konsumen.

Related Post :